MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex
Miliki recording, transkripsi, ringkasan, hingga analisis percakapan dari meeting di Webex melalui MiiTel Meetings
Miliki recording, transkripsi, ringkasan, hingga analisis percakapan dari meeting di Webex melalui MiiTel Meetings
5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek Mengirimkan follow up email setelah meeting dengan prospek adalah hal krusial yang sering kali terlewat oleh banyak sales profesional. Salah…
Perluas Solusi MiiTel di Indonesia, RevComm Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Jakarta, 9 Maret 2026 – Perusahaan teknologi komunikasi berbasis AI asal Jepang, RevComm, menggelar acara eksklusif bertajuk MiiTel Exclusive Partner's…
Integrasi omnichannel chat dan call intelligence dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kualitas pengalaman pelanggan.
Di tengah popularitas sistem Online Travel Agent (OTA), banyak calon tamu hotel yang tetap memilih menelepon langsung sebelum melakukan reservasi untuk memastikan ketersediaan kamar, menanyakan promo, atau melakukan negosiasi harga secara langsung. Momen inilah yang seringkali menjadi penentu: apakah tamu akan booking langsung ke hotel atau justru beralih ke OTA. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki strategi khusus untuk meningkatkan direct booking hotel via telepon. Apa saja strateginya? Simak selengkapnya pada artikel ini!
Di momen Ramadan, sistem yang terstruktur akan menghindari double booking, miskomunikasi, serta meningkatkan tingkat konversi reservasi.
Recording meeting Google Meet memberikan fondasi dokumentasi yang solid. Namun dalam lingkungan bisnis yang kompetitif dan berbasis data, dokumentasi saja tidak lagi memadai. Dengan menambahkan MiiTel Meetings, perusahaan dapat mengubah setiap meeting menjadi sumber insight yang terukur dan strategis.
Dengan Copilot di MiiTel RecPod, pengguna bisa melakukan tanya jawab dan mendapatkan insight secara instan dari rekaman meeting
Campaign management untuk outbound call preview dialer di MiiTel Phone. Sistem yang menyatukan data customer dan telepon dalam satu interface.
Industri logistik nasional kini bersiap memasuki periode peak season menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Volume pengiriman diprediksi meningkat sekitar 10-30%, didorong oleh pertumbuhan transaksi e-commerce serta lonjakan konsumsi masyarakat pada kategori makanan, fashion, hingga kebutuhan rumah tangga.