fbpx

MiiTel

Apa itu SaaS?

Dan Bagaimana Saas Mengubah Dunia Bisnis

Apa itu Saas? Anda mungkin sudah akrab dengan istilahnya. Software as a service, atau perangkat lunak sebagai layanan, merupakan model bisnis yang menyediakan penggunaan perangkat lunak melalui basis lisensi berlangganan.

Beberapa tahun terakhir, SaaS mendapat lebih banyak peran dan sorotan. Karena, seperti yang Anda lihat dan rasakan belakangan ini, perubahan oleh teknologi seakan dapat terjadi dalam semalam, dan mendorong dunia bisnis dengan lompatan-lompatan kemajuan.

Sebelum melompat maju, kita putar waktu ke 1999, saat Salesforce mempopulerkan istilah SaaS dengan menawarkan layanan CRM (Customer Relationship Management) mereka. Sejak itu pemakaian kata SaaS mulai populer di seluruh dunia. Indonesia sendiri berkenalan dengan SaaS pada 2000an dan berkembang signifikan seiring kecepatan internet setelah 2010. 

Saat ini setiap harinya layanan SaaS membantu pekerjaan Anda menjadi lebih mudah. Dimulai dari layanan pengolah kata, spreedsheet, CRM, manajemen kerja, keuangan, design grafis,  platform rapat video, sampai sistem telepon pintar.

Karena efektfitasnya, setiap lini bisnis semakin membutuhkan SaaS, dan sebaliknya SaaS semakin memberikan pengaruh di industri. Di bawah ini adalah 3 (tiga) perubahan terbesar dalam bisnis karena SaaS.

  • Perubahan Model Bisnis

Dahulu, untuk memiliki software atau aplikasi, pengguna harus membeli. Namun, kini siapa saja bisa mendapatkannya dengan sewa layanan bulanan yang jauh lebih terjangkau. Akibatnya, efisiensi dunia bisnis meningkat. Di sisi lain, penyedia produk dan jasa beramai-ramai menyediakan pilihan subskripsi bulanan dalam model bisnisnya. 

  • Skalabilitas Operasional

Dalam dunia SaaS, penambahan pengguna, bahkan dalam jumlah besar, merupakan hal yang lebih mudah dilakukan dibanding sebelumnya. Sebab bebas dari kompleksitas pembelian perangkat baru dan pembaruan infrastruktur server. Dengan demikian, pengembangan operasional menjadi lebih praktis.

  • Kolaborasi dan Produktivitas Lebih Baik

Dalam model bisnis tradisional, manajemen pekerjaan lebih terpisah-pisah. Sementara SaaS memungkinkan kolaborasi yang lebih baik dan lebih luas. Karena perangkat lunak beserta datanya tersedia melalui cloud dan dapat diakses dari mana saja, kapan saja.

Satu perusahaan, bahkan satu departemen, bisa memiliki berbagai layanan SaaS. Proses bisnis dan manajemen kerja menjadi lebih optimal, terlebih produk-produk SaaS hadir dengan fitur-fitur peningkat produktivitas. Seperti halnya MiiTel dengan fitur-fitur yang mengakselerasi performa sales, call center, dan bisnis.

Bagaimana dengan Anda, produk SaaS apa saja yang Anda dan perusahaan gunakan?

 

ARTIKEL

5 Metode Meningkatkan Closing Rate (Part 3A) - Telescript Trick

5 Metode Meningkatkan Closing Rate (Part 3B) Metode Pacing

5 Metode Meningkatkan Closing Rate (Part 4) - Final Conclusion

5 Metode Meningkatkan Closing Rate (Part 2) - Emosional dan Silent Closing

Apa itu VoIP? 6 Alasan Pebisnis Harus Tahu

WEBINAR